Setelah Dokter Gunawan pamit, Sella mencoba meraih tangan Bimo dengan mata berbinar bahagia. "Mas... kamu dengar tadi? Aku hamil, Mas..." Bimo tidak menyambut tangan itu. Ia justru mundur selangkah, matanya menatap tajam ke arah perut Sella yang masih rata. "Anak siapa itu, Sella?" tanya Bimo dengan nada dingin. Sella tersentak kaget. "M-mas... apa maksudmu? Ya tentu saja ini adalah anakmu! Emangnya anak siapa lagi?!" Bimo tertawa sinis, entah kenapa firasatnya berkata bahwa anak itu bukanlah anaknya."Anakku? Atau anaknya Shawn, kekasih gelapmu itu! Jangan pikir aku lupa apa yang sudah kamu lakukan di belakangku selama ini, Sella!" Mayang yang tak tahan lagi akhirnya masuk ke kamar, ia mendekati Bimo dan memegang lengannya. "Bimo... tenang dulu, Nak. Bisa jadi anak yang dikandung Sell adalah anakmu..." "Gak bisa, Ma!" sentak Bimo. Ia menoleh ke arah Mayang, lalu kembali ke Sella. "Kalau ini benar anakku, Sella sudah berkali-kali mengkhianati aku. Bisa jadi anak yang di
続きを読む