“Tenang saja kalau soal itu, jangan terburu-buru. Saya akan memijat punggungmu lebih dulu,” ucap Viona dengan nada sensual. “Baiklah,” Bimo membaringkan tubuhnya dengan posisi telungkup di atas kasur. Tak lama kemudian, Viona sudah membalurkan minyak zaitun di atas punggung Bimo dan mulai memijatnya. “Ahhh… Ughhh… enak sekali pijatanmu Viona,” gumam Bimo seraya memejamkan kedua matanya. Sembari memijat, Viona sedikit mencondongkan tubuhnya hingga Bimo dapat merasakan gundukan kenyal wanita itu menekan punggungnya. “Gimana Kak, enak?” tanya Viona di sela pijatannya “Iya, enak banget. Gak nyesal saya milih kamu. Selain mijat, apa kamu jago ngemut ice cream?” tanya Bimo nakal dan sesekali mendesis nikmat saat Viona menekan titik-titik tertentu di punggungnya itu. Viona berbisik tepat di telinga Bimo. Helaan nafas hangat wanita itu seketika membuat sekujur tubuh Bimo merinding.“Tentu saja dong, aku jago dalam hal apapun. Kebetulan aku juga sangat suka ice cream. Tapi… kalau aku ber
Terakhir Diperbarui : 2026-06-02 Baca selengkapnya