Tak lama Agatha datang membawa Caelan yang sedang menangis dalam gendongannya. “Aku tidak berniat menggangu anda, Yang Mulia, tapi sepertinya Caelan sedang ingin menyusu,” ujar pelayan itu sembari menyerahkan Caelan ke pelukan Aderyn. Begitu bayi itu berada di pelukannya, Aderyn langsung mengeratkan tangannya, seolah dunia di sekelilingnya bisa runtuh jika ia lengah sesaat saja. Ia kembali menoleh ke arah Olivia dan berkata, “Olivia, menyenangkan sekali bisa berbicara denganmu, tapi sepertinya aku harus pergi sekarang. Ini sudah waktunya Caelan tidur.” “Oh tentu saja, Aderyn. Aku juga senang bisa mengobrol denganmu,” balas Olivia dengan senyum hangat. “Lain kali kita harus minum teh bersama lebih lama.” “Tentu saja, aku menantikannya.” Setelah itu, Aderyn melangkah pergi meninggalkan hiruk-pikuk aula, dengan Agatha yang mengekor di belakangnya tanpa suara. Saat langkahnya mencapai ambang pintu, Aderyn tiba-tiba teringat sesuatu. Ia berbalik cepat dan meminta Agatha untuk menyampa
Last Updated : 2026-05-19 Read more