Di lantai paling atas gedung mewah itu, suasana terasa jauh lebih dingin dibanding udara malam. Alya berdiri di dekat jendela besar dengan kedua tangan terlipat di dada. Sejak sore tadi, Arsen belum keluar dati ruang rapat. Para direktur perusahaan datang dan pergi dengan wajah tegang, seolah sesuatu yang buruk sedang terjadi.Alya menghela napas pelan, sudah hampir dua minggu ia tinggal di Mahardika Mansion, tetapi satu hal yang belum ia pahami adalah dunia Arsen.Terlalu banyak rahasia, terlalu banyak tatapan takut, dan pria itu selalu terlihat seperti sedang berperang dengan sesuatu yang tidak bisa dilihat orang lain.Pintu ruang kerja terbuka tibah-tiba, Alya menoleh. Dan Arsen keluar bersama dengan beberapa pria berjam hitam. Wajah mereka tegang, salah satu pria tua berkacamata bahkan terlihat berkeringat dingin."Rapat sudah selesai, saya harap kalian mengerti konsekuensinya," ucap Arsen datar."Pak Arsen, kami akan menyelidiki kembali data keuangan yang...""Sudah terlambat,"
Última actualización : 2026-05-12 Leer más