Singapura menyambut mereka dengan kelembapan udara yang pengap dan gemerlap lampu Bandara Changi yang seolah mengejek kekacauan di hati Kinan. Di balik kaca mata hitamnya, mata Kinan terus bergerak gelisah, memindai setiap wajah yang lewat di terminal kedatangan. Setiap pria berpakaian rapi, setiap petugas bandara, bahkan turis yang tampak tak berdosa pun terlihat seperti ancaman.Aditya berjalan sangat dekat di sampingnya, tas ranselnya berisi data-data penting, sementara tangannya sesekali menyentuh pinggang Kinan—bukan untuk bermesraan, tapi untuk memastikan wanita itu tetap dalam jangkauan perlindungannya. Siska berada di depan mereka, didorong menggunakan kursi roda oleh seorang petugas medis sewaan.Lika-liku rumah tangga yang normal biasanya berakhir dengan pembagian gono-gini: rumah, mobil, atau tabungan bersama. Tapi Aris Pratama punya cara yang lebih "kreatif" untuk membagi harta."Nan, fokus. Kita langsung menuju taksi," bisik Aditya. Suaranya rendah, nyaris tenggelam ol
Last Updated : 2026-03-13 Read more