Sepatu pantofel Leo mendarat tanpa suara di atas karpet tebal koridor utama kantor dewan distrik.Cahaya remang dari lampu pendar darurat menjadi satu-satunya sumber penerangan sebelum fajar tiba. Pria itu menyusup melewati sistem keamanan berlapis gedung pemerintahan tersebut tanpa memicu alarm.Di ruang arsip lantai dasar, Sintia berlutut di depan lemari baja yang terbuka lebar.Sekretaris dewan itu membongkar tumpukan map kuning dengan tangan gemetar. Ia mencari bukti catatan aliran dana suap yang mengalir ke rekening pribadi Baskoro.Tiga ajudan berbadan gempal berdiri di ambang pintu memegang tongkat kejut listrik."Kau menggali kuburanmu sendiri dengan mencari dokumen itu, Sintia," ucap ajudan pertama melangkah maju ke dalam ruangan."Bos Baskoro sudah menduga kau akan mengkhianatinya setelah penyegelan kemarin," tambah ajudan kedua menyalakan tongkat setrumnya hingga memercikkan bunga api.Sintia memundurkan tubuhnya hingga punggungnya menabrak rak besi arsip. Wanita ber
Mehr lesen