"Jangan lupa, kau bahkan setuju untuk mendepak Lana sebelum dia benar-benar hamil, kan? Jangan munafik, kau tidak takut karena merasa Lana bisa saja hamil lebih dulu darimu yang sudah lama menjadi menantu keluarga Julian," geram Kimmy. "Ingat, kita sama-sama busuk." tambah Kimmy."Berengsek!""Ya, kita memang berengsek," Kimmy tertawa sambil meninggalkan Intan yang menunjukkan wajah kesal.****Di kamar VIP tempat Dian dirawat, wanita itu meraih tangan Lana dengan lemah. "Jangan pergi, Lana. Tetaplah bersama Rey.""Lana tidak akan pergi sampai benar-benar hamil, Ma," ucap Lana lirih sambil menatap sekilas Reyner yang berdiri di seberang ranjang."Rey...""Ya, Ma?""Hamil atau tidak, tetap pertahankan Lana sebagai istrimu.""Itu sudah kupikirkan seminggu ini selama aku di Semarang, Ma.""Ma, sudah ya. Mama harus istirahat," potong Lana, merasa tidak nyaman. Jika tid
Baca selengkapnya