Julian mendekat, lalu tangan kanannya tiba-tiba melingkar di bahu Aksara, mencoba memeluknya.Mendapat perlakuan tidak menyenangkan yang lancang itu, Aksara langsung mendorong dada Julian."Apa-apaan kamu, Julian?! Jangan kurang ajar!”“Sayang, aku --- ”“Aku mau pulang sekarang!" bentak Aksara.Julian terkejut sambil menyembunyikan kekesalannya. Hampir tidak ada perempuan yang tidak tergoda dengan kekayaannya, namun Aksara justru menolaknya.Karena ia telah lama menunggu kesempatan untuk bisa memiliki Aksara seutuhnya, akhirnya …"Oke, maaf, kita pulang sekarang."Sepanjang perjalanan, Aksara tenggelam dalam lamunannya. Membiarkan pikirannya melayang jauh hingga tidak menyadari arah mobil Julian masuk ke parkiran bawah tanah sebuah hotel.Ketika mobil berhenti dan mesin dimatikan, Aksara baru sadar jika ini bukan parkiran penthouse-nya."Julian, ini di mana?! Ini bukan gedungku! Aku mau pulang sekarang!"“Bentar, Sayang. Aku mau ganti baju dulu. Ayo ikut ke atas bentar.”“Nggak! Mendi
اقرأ المزيد