Di sebuah ruangan kerja yang berada jauh di dalam markas Holy Order, tumpukan buku, gulungan naskah, dan berbagai artefak kuno memenuhi hampir setiap sudut ruangan.Di tengah kekacauan itu, dua gadis berambut putih sedang duduk mengelilingi sebuah meja kayu besar.Di atas meja tergeletak sebuah buku tua.Buku yang selama lebih dari sepuluh tahun gagal mereka pahami.“Nencis, kau bisa membacanya?”Seorang ahli bahasa kuno yang duduk di seberang meja akhirnya bertanya setelah melihat gadis itu mencoba lagi.Nencis menghela napas panjang.Lalu menggeleng.“Tidak.”Ia menutup buku tersebut dengan kesal.“Masih sama seperti sebelumnya.”“Tidak ada tulisan?”“Tidak ada.”“Gambar?”“Tidak ada.”“Simbol?”“Tidak ada.”Nencis menunjuk buku itu.“Bahkan sampulnya kosong.”Saat itu juga seorang gadis lain menghampiri mereka.Rambut putih.Mata abu-abu.Dan wajah yang hampir menyerupai Nencis.Vinyre mengambil buku tersebut.“Coba aku lihat.”Ia meletakkan telapak tangannya di atas sampul.Sihir
続きを読む