“Nona Alena, aku akan mencari selimut untukmu,” ujar Bimo pelan.Namun, tangannya malah semakin meremas dada Alena. Dan ia bisa merasakan kalau Alena menikmati sentuhannya.“Bimo, jangan,” jawab Alena serak.Bimo terdiam beberapa saat. Ia tidak tahu, apakah ini murni kalau Alena ketakutan karena gelap sehingga tidak boleh, atau hanya taktik dari Alena agar bisa merasakan sentuhan Bimo lebih lama.“Aku tidak kemana-mana, Nona. Hanya akan mencari selimut di atas ranjang, katanya kamu kedinginan.”“Tapi, aku takut kalau kamu pergi.”“Kan tahu, aku masih disini.”“Tidak, pokoknya jangan. Aku takut sendirian di tempat gelap,” jawab Alena dengan suara bergetar.Bimo mengangguk, dari suaranya ia paham kalau Alena memang sedang ketakutan. Jadi, ia akan tetap memeluk tubuh itu. Meskipun darah dalam tubuhnya mengalir hangat.Celananya teras menyempit, tapi Bimo tidak berani mengambil kesempatan. Ia takut dianggap mesum memanfaatkan keadaan, padahal Alena sedang ketakutan.“Ahhh…” lenguh Alena k
Terakhir Diperbarui : 2026-04-20 Baca selengkapnya