“Uh, panas,” keluh Siska, dan tiba-tiba dia melepas jaket kulitnya, melemparnya ke bawah kaki Rosa.Tapi Rosa diam saja, memperhatikan gerak-gerik adiknya. Dia tidak tertarik untuk mengomeli Siska karena masih ada Agus di lemari; bahaya kalau sampai ketahuan.“Biasa aja kali ngelihatnya, Mbak. Enggak aneh kan, aku pakai tank top begini?” ketus Siska sambil menyisir rambut berantakannya, tidak sadar Rosa sedang berkeringat dingin.Mendengar kata tank top, naluri Agus membandel. Dia juga mau lihat seperti apa Siska, dan mendorong pintu lemari sedikit.Keberanian Agus membuat Rosa melotot sampai matanya mau melompat.Sekarang Agus menikmati pemandangan tepat di depannya, dia sampai lupa pada tatapan tajam Rosa. Siska terlihat begitu menggoda dengan tank top hitam berbahan tipis yang menempel ketat. Potongan dada rendah membuat sepasang dadanya yang montok dan kencang menyembul nakal.“Busyet, itu pakai bra atau enggak? Gede bener. Mana kencang pula,” pikir Agus. Dia sampai tidak berkedi
Last Updated : 2026-04-01 Read more