"Halah, udah sana keluar kamu, May. Ngapain pakai ngintip-ngintip segala? Mau nyari celah kamu ya?" semprot Agus langsung, tahu benar isi kepala janda gatel satu ini pasti juga penuh siasat licik."Pinter bener kamu ya, Gus. Tahu aja sih urusan orang." Maya kelihatan jengkel minta ampun dan melotot."Iya, May. Keluar sana, ah. Orang lagi pusing malah diganggu." Rosa yang masih lemas di kasur ikut ngobrol dengan ketus."Ih!" Maya menghentakkan kakinya karena kesal, terus dia melengos pergi.Begitu si bodi berdaster macan tutul itu hilang di balik pintu, Agus bergerak cepat.Cklek! Pintu dikunci dari dalam biar aman."Sini, Gus, duduk dekat aku," panggil Rosa yang menepuk kasur di sebelahnya. "Nih, kanu cek sendiri berkasnya. Kalau ada angka yang kamu engga paham, tanya aku aja. Tapi ya emang sih aku juga cuma ngerti dikit sih."Agus duduk di samping Rosa. Baru juga duduk, Rosa langsung menggeser bodi montoknya, mepet ke bahu tegap Agus. Tangannya mulai berani merayap, meraba-raba le
Last Updated : 2026-06-15 Read more