Mendengar hal itu Maya terkejut bukan kepalang. Sejauh ini Aluna menyembunyikan dengan apik bahkan para pegawai butik tidak ada yang tahu. Mereka semua tahunya kalau rumah tangga Aluna adem ayem, tapi tidak disangka di balik sikap tenangnya Aluna menyimpan banyak luka."Se-serius, Mbak Luna?" Maya melongo dengan mulut menganga."Dua rius, May. Hampir satu bulan ini," terang Aluna dengan tersenyum.Maya melihat wajah Aluna tidak ada sedikit pun beban atau kemarahan. Senyum itu tulus dan manis. Menurut Maya, Aluna tampak lebih kalem dan tenang."Mbak, serius. Pak Bara itu tampan loh. Bisa dibilang dia itu spek pria-pria Korea. Ganteng iya, body ok, perfect pula. Pasti banyak para wanita yang mengejar Pak Bara," celetuk Maya.Mendengar pernyataan Maya, Aluna kembalj tertawa renyah. Ia menatap asistennya itu."May... tampan, body ok, dan sempurna itu tidak menjamin pernikahan akan langgeng," terang Aluna. Wanita itu menatap Maya yang mungkin terlihat masih tidak paham dengan apa yang baru
اقرأ المزيد