Maya memperhatikan Aluna. Ia merasakan jika Aluna tidak nyaman. Maya melangkah mendekati Aluna dan duduk di depannya."Mbak Aluna, kenapa? Lagi sakit, ya?"Aluna mengangkat kepalanya. "Tidak.""Atau AC nya aku naikkan?""Tidak perlu, May...," tolak Aluna. "Aku tidak apa-apa. Hanya saja perasaanku sedang tidak enak," lanjutnya."Mbak Aluna, lebih baik istirahat saja dulu. Nanti sa...." Maya menghentikan kalimatnya saat mengetahui ada panggilan masuk ke ponsel Aluna."Halo...." Aluna menjawab panggilan tersebut. Dan ternyata panggilan itu dari ibunya Bara. "Ada apa, ma?""Lun, bisa ke rumah mama sekarang...."Aluna diam sesaat, lalu menatap Maya. Setelah itu ia menjauhkan ponselnya dan menarik napas. "Anu...ma, maaf. Aku sibuk di butik. Jadi tidak bisa ke rumah mama sekarang," kata Aluna beralasan.Aluna benar-benar harus mengambil keputusan besar karena memang statusnya akan berubah menjadi mantan istrinya Bara. Aluna tidak ingin jika Bu Anggun ketergantugan dengan dirinya. Di seberang
Mehr lesen