Begitu melangkah masuk ke ruang keluarga, aroma masakan langsung menyambut penciumanku.Para pelayan tampak sibuk berlalu-lalang, menata hidangan di atas meja makan panjang yang sudah dipersiapkan untuk makan malam nanti.“Rania, udah pulang, Nak?”Suara Bunda terdengar dari arah ruang tengah.Wanita itu menghampiriku dengan senyum lega, lalu menepuk bahuku pelan.“Aman, kan, di jalan? Semalam hujannya deras sekali. Bunda sempat khawatir,” ucapnya.“Untung kamu langsung ngabarin kalau menginap di tempat Gavin. Bunda jadi tenang karena tahu ada yang jagain kamu di sana.”Aku tersenyum kecil, membalas sentuhan tangannya.“Rania aman, Bun. Kak Gavin juga langsung melarang Rania pulang karena takut berbahaya di jalan.”“Iya, syukurlah. Nanti kalau ketemu, Bunda mau mengucapkan terima kasih langsung kepada Gavin.”Bunda mengusap lenganku sebentar sebelum melanjutkan,“Sekarang kamu istirahat dulu di kamar, Nanti malam keluarga Giselle datang pukul tujuh.”“Iya, Bun. Rania ke atas dulu, ya.
Última atualização : 2026-10-27 Ler mais