"Biar aku yang menuntun Kenan," ucap Agnira sambil berjalan mendekat.Wanita itu mengulurkan tangan, berniat membantu Kenan yang masih terlihat belum sepenuhnya pulih. Jemarinya bahkan hampir menyentuh lengan pria itu. Namun sebelum sempat melakukannya, Sambara bergerak lebih cepat.Dengan wajah datar, pria itu lebih dulu meraih bahu Kenan dan menopangnya dengan mantap."Mari," ucap Sambara singkat.Tanpa memberi kesempatan pada Agnira untuk membantah, ia langsung menuntun Kenan melangkah keluar dari rumah sakit. Agnira hanya bisa berhenti di tempat dan menatap punggung keduanya dengan ekspresi kesal.Sementara itu, Kenan terlihat canggung. Tatapannya berpindah-pindah antara Agnira dan Sambara, merasa ada sesuatu yang tidak beres di antara pasangan suami istri ini.Sedangkan Sambara tetap berjalan santai, seolah tindakannya barusan adalah hal yang paling wajar di dunia. Namun sorot matanya yang tajam jelas menunjukkan satu hal, ia sama sekali tidak berniat membiarkan Agnira menyentuh
최신 업데이트 : 2026-05-31 더 보기