Pertempuran pecah di tengah reruntuhan mesin tua. Lyra, meskipun tanpa sihir, menggunakan kecerdikan dan kelincahannya untuk menghindari serangan Marcus. Namun, kondisi fisiknya yang belum pulih membuatnya terdesak. Tepat saat Marcus akan menghujamkan belatinya, seberkas kilat menyambar dari langit, menghantam tanah di antara mereka. Arthurian mendarat dengan dentuman keras, matanya menyala dengan amarah listrik yang murni. "Jauhkan tanganmu darinya, Marcus!" Arthurian berdiri di antara istrinya yang terluka dan pengkhianat yang ingin menghancurkan dunianya. Di tangannya, ia merasakan getaran kristal hitam itu—kunci untuk menyelamatkan ibunya, namun juga benda yang membawa bahaya besar. "Arthurian... kau datang," bisik Lyra, air mata bercampur debu mengalir di pipinya. "Kita akan membicarakan ini nanti, Lyra," ujar Arthurian tanpa menoleh, fokusnya sepenuhnya pada Marcus yang kini gemetar ketakutan.
Last Updated : 2026-05-11 Read more