"Paman cemburu! Iya, 'kan?" Freya mempertegas pertanyaannya dengan tatapan menantang.Diego tetap bergeming, masih menatap lekat wajah wanitanya tanpa berkedip sedikit pun.Freya berdecih sinis melihat ego Diego. "Sulit sekali, ya, mengakui perasaan Paman sendiri? Kalau memang ada rasa cinta, katakan saja yang jujur. Jangan sampai Paman menyesal kalau suatu saat nanti aku memilih menikah dengan laki-laki lain."Mendengar ancaman itu, sorot mata Diego semakin mengunci wajah Freya. Namun, bibirnya tetap mengatup rapat, enggan mengucap sepatah kata pun."Sudahlah, percuma saja berbicara dengan pria kaku seperti Paman .... "Freya memutar tubuh membelakangi Diego, hendak pergi. Namun, langkahnya terhenti saat tangan kekar pria itu mencengkeram lengannya dengan erat.Tanpa aba-aba, Diego menarik tubuh Freya dengan satu sentakan kuat hingga wanitanya jatuh ke dalam dekapan.Detik berikutnya, Diego mengangkat tubuh Freya dengan sangat mudah, membawa ke ranjang king size dan menjatuhkann
Read more