Tak ingin membuang waktu, Freya berjalan terburu-buru mencari keberadaan Diego.Di tengah kabin utama yang terlihat sangat mewah, ia berpapasan dengan Yenzing."Di mana Paman?" tanya Freya tanpa basa-basi, dengan napas sedikit memburu."Tuan Diego sedang berada di dalam ruang VVIP, Nona," jawab Yenzing sopan.Freya mengembus napas panjang, mencoba menenangkan debar jantungnya. "Bawa aku ke sana sekarang. Aku harus bicara dengannya."Yenzing terdiam, wajahnya terlihat ragu. Pasalnya, ruangan tersebut adalah area terlarang yang hanya boleh di memasuki Tuan Besar."Antar aku ke sana, Yenzing!" desak Freya, dengan tatapan tajam dan menuntut."Maaf, Nona .... " Yenzing membungkukkan tubuh. "Saya takut Tuan akan .... ""Kalau begitu, cukup tunjukkan saja di mana ruangannya! Aku akan ke sana sendiri. Jadi kamu tidak perlu khawatir, kamu tidak akan terkena marah," potong Freya.Yenzing menarik napas panjang. Merasa serba salah. Jika ia menolak permintaan Freya, Tuan Besar pasti akan m
Read more