Dua hari berikutnya berlalu seperti embusan angin yang memburu waktu. Berkat peta rahasia dan petunjuk jalur yang diberikan oleh kawanan Yegor, perjalanan yang seharusnya memakan waktu lima hari terpangkas secara ekstrem menjadi hanya tiga hari.Di batas hutan terakhir yang berbatasan langsung dengan jalan makadam menuju ibu kota, Yegor dan anak buahnya menarik diri. Mereka pamit untuk bergerak ke jalur berbeda, meninggalkan Solvatar, Runala, dan para pengawal setianya untuk melanjutkan sisa perjalanan dengan kereta kuda mereka.Perpisahan itu berlangsung singkat. Yegor bukan tipe yang menyukai basa-basi panjang. Kendati demikian, sebelum berbalik pergi, lelaki itu sempat mengangkat satu tangan sebagai salam perpisahan. Solvatar membalas dengan anggukan kecil penuh penghargaan. Tidak ada ucapan terima kasih berlebihan, tetapi keduanya memahami bahwa bantuan yang diberikan kawanan Yegor telah memperbesar peluang mereka untuk tiba di Volkara dengan selamat.Kini, kereta itu melaju manta
آخر تحديث : 2026-06-06 اقرأ المزيد