Mobil hitam mewah itu melaju membelah jalanan meninggalkan pusat kota dengan tenang. Meilin yang perlahan tersadar dari lamunannya, mulai mengedarkan pandangan ke sekeliling kabin mobil. Ibunya duduk di kursi penumpang belakang, bersebelahan dengan wanita tua misterius di kursi roda yang tadi mereka temui di lift. Sementara itu, asisten sang nenek fokus memegang kemudi di depan, tepat di samping Meilin yang duduk di kursi penumpang baris pertama.Merasa arah jalan ini bukan menuju kantin rumah sakit, Meilin perlahan menoleh bingung ke arah ibunya. “Ibu… sebenarnya kita mau ke mana?”Ibunya tidak langsung menjawab. Wanita paruh baya itu hanya duduk tenang, membiarkan keheningan menguasai mobil sebelum akhirnya sang wanita tua yang sejak tadi mengamatinya diam-diam, membuka suara. Nenek itu tampak begitu sepuh dan rapuh, namun entah kenapa, aura yang dipancarkannya justru membuat Meilin mendadak gugup. Tatapan matanya tajam, penuh wibawa, dan terasa seperti sedang menguliti isi kepal
Last Updated : 2026-06-12 Read more