Kantin kampus siang itu tetap ramai seperti biasa. Suara obrolan, canda tawa, dan denting alat makan saling bersahutan, menciptakan hiruk-pikuk yang seolah tak pernah benar-benar reda.Di antara keramaian itu, ada satu sudut yang terasa berbeda.Lebih luas, tenang, rapi dan jelas tidak sembarang orang bisa duduk di sana.Area itu milik The Crown.Raka sudah duduk di kursinya, bersandar santai. Namun, berbanding terbalik dengan isi kepalanya. Perdebatan di kelas sastra tadi pagi masih terngiang jelas. Cara Emma menatapnya tanpa gentar. Cara gadis itu membantah setiap argumennya tanpa ragu. Bukan sekadar berani, tapi juga tepat sasaran.Kai duduk di hadapan Raka, laptop kesayangannya masih tetap menyala, seolah tidak terganggu dengan hidangan yang sedang dia nikmati. Sedangkan Arsen, mulutnya penuh dengan bakso kesukaannya. Empat sendok sambal sudah bercampur di mangkuknya, membuat warna kuahnya berubah merah menyala.Dia menyendok lagi tanpa ragu, lalu meniupnya asal sebelum langsung
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-05-03 อ่านเพิ่มเติม