Rumor selalu bergerak lebih cepat daripada kebenaran. Apalagi di sekolah seperti Nusantara Academy, rumor bahkan bisa sampai tujuan sebelum fakta sempat memakai sepatu.Pagi itu, Anindya baru turun dari mobil ketika dua siswi kelas bawah buru-buru menyingkir sambil berbisik. “Katanya benar ya?”“Iya, makanya dia nempel terus...”Anindya menoleh. “Aku terkenal lagi?”Mereka langsung kabur. Ia mengangkat alis. Menarik. Begitu masuk gedung utama, bisik-bisik semakin jelas.“Kasihan sih kalau benar.”“Pantas dia mendadak baik.”“Jadi selama ini motifnya itu?”Anindya berjalan sambil membawa kopi, wajah tenang seperti biasa. Namun radar dramanya aktif. Seseorang sedang bermain. Dan biasanya, kalau sesuatu terasa murahan, pelakunya juga murahan.Saat masuk kelas, temannya langsung berlari menghampiri. “ANIN!”“Aku belum mati. Pelankan suara.”“Kamu belum dengar?”“Kalau semua orang bertanya begitu, berarti belum.”Temannya duduk di meja sebelah dan berbisik heboh, “Katanya kamu deketin Arka
Last Updated : 2026-05-07 Read more