Laksmi bangkit dan menghampiri Laras. Tanpa banyak bicara, ia langsung memeluk Laras.Laras sedikit terkejut dengan sikap tiba-tiba Laksmi padanya. Namun sesaat kemudian, tubuhnya perlahan lebih rileks dalam pelukan itu."Kalau kamu capek, jangan dipendam sendiri ya," bisik Laksmi.Laras menelan ludah. "Iya, Tante.""Mamah kamu mungkin tinggal di kota sebrang, tapi di sini ada Tante. Jangan sungkan untuk datang ke sini kalau kamu butuh sesuatu, ya?"Laras mengangguk. Ia merasa takjub, bagaimana bisa ibu dan anak mengatakan hal yang sama padanya."Terima kasih, Tante."Menjelang sore, Dyah dan Laras akhirnya berpamitan."Terima kasih udah mampir," kata Laksmi. "Kapan-kapan main ke sini lagi ya, yang lama. Kalau bisa nginep."Dyah terkekeh, ia sudah lebih lega setelah mencurahkan isi hatinya pada Laksmi. "Iya, iya."Laras memeluk Laksmi sekali lagi. "Kami pulang ya, Tante."Baru saja mereka hendak menuju mobil, terdengar suara langkah dari arah dalam rumah. Raksa menghampiri mereka, ia
اقرأ المزيد