Red dot—titik laser merah bergerak liar di atas permukaan tangki motor hitam doff milik Eryx, lalu merayap naik ke dada jaket denimnya. Dalam hitungan detik, belasan titik merah lainnya menembus celah-celah seng bengkel, memenjarakan tubuh Braelyn, Eryx, dan Kael dalam jaring bidikan yang mematikan.Suara langkah kaki yang berat dan teratur terdengar mendekat, mengepung seluruh perimeter luar bengkel. Suasana yang tadinya tenang berubah mencekam. Hanya ada deru mesin SUV yang menderu rendah di luar, seolah-olah siap melindas apa saja yang mencoba keluar dari sana."Thomas Vance nggak nanggung-nanggung," desis Kael, wajahnya memucat saat dia perlahan mengangkat kedua tangan ke atas kepala. Tangan kirinya masih memegang gawai rakitan yang layarnya terus berkedip panik, menampilkan data sinkronisasi safir ungu yang kian mendekati batas kritis. "Mereka pakai unit taktis The Archivist. Enkripsinya militer punya, gue nggak bisa matiin pelacak mereka d
Read more