Sementara itu, di kamar Presidential Suite yang mewah, suasana terasa sunyi meski lampu kamar berpendar temaram, menciptakan kesan romantis yang sengaja dibuat. Javendra masuk terlebih dahulu, diikuti Claudia yang langsung menutup pintu kamar di belakang mereka. Pria itu berjalan menuju sofa panjang di tengah ruangan, lalu melepas jas hitamnya dengan gerakan tenang dan menyampirkannya di sandaran kursi. Ia melonggarkan sedikit dasinya, membuat penampilannya tampak lebih santai. Semua terlihat berjalan normal, persis seperti sepasang kekasih yang sedang menikmati malam berdua. Javendra membalikkan badan, menatap Claudia dengan ekspresi wajahnya yang datar seperti biasa. “Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan,” ucap Javendra dengan suara rendah. Claudia tersenyum lebar, merasa di atas angin karena mengira Javendra benar-benar sudah luluh malam ini. Ia melangkah mendekat, lalu mengusap lengan Javendra sekilas. "Aku mau mandi dan bersih-bersih dulu kalau begitu, Javen. K
Read more