Jet pribadi Maverick akhirnya menyentuh landasan pacu bandara privat dekat Napoli dengan pendaratan yang mulus. Dari sana, sebuah limosin membawa mereka menyusuri jalanan sempit yang berkelok curam di sepanjang pesisir Amalfi. Di luar jendela, laut Mediterania membentang luas, namun pikiran Dante tampaknya masih tertinggal di Manhattan. Pesan misterius tentang orang tua mereka yang ia terima semalam terus berdengung, mengacaukan isi kepalanya."Dante, kau sudah diam selama dua jam," suara Lexy memecah keheningan. Ia bergeser mendekat, lalu meletakkan telapak tangannya di atas paha Dante. "Kita sudah aman di sini. Sterling tidak akan bisa melacak kita, kan?"Dante menoleh perlahan. Ketegangan di wajahnya sedikit mengendur begitu menatap sepasang mata Lexy. Ia meraih jemari wanita itu, membawanya ke bibir, dan mengecupnya lama."Tempat ini bernama Villa della Luna," bisik Dante, suaranya berat. "Milik kakek dari pihak ibuku. Sebuah aset tersembunyi yang sengaja dihapus dari seluruh daf
Mehr lesen