RUMAH UTAMA KELUARGA HERLAMBANG Om Tara menunggu di tangga teras bersama Tante Laras. Begitu Lintang menghentikan mobil milik sepupunya di depan teras, Om Tara langsung membukakan pintu penumpang depan. Om Tara memeluknya lalu Tante Laras.“Aku tidak apa-apa, Om, Tante. Jangan cemas,” dia tersenyum.“Pak Darwis cerita apa yang terjadi tadi di rumahmu. Om akan atur penjualan rumah itu segera begitu pengadilan membolehkan kita untuk memindahtangankan rumah itu,” Om Tara menepuk-nepuk punggungnya.“Paling setelah persidangan awal, ya kan, Pa?” Lintang menyalimi Papa dan Mamanya. “Mandi sana. Kalian berdua terlihat lelah sekali. Lecek,” Tante Laras menggiring mereka berdua masuk ke dalam rumah. Di luar, Om Tara masih berbincang dengan para pengawal yang mengawal mereka hari itu. &nb
続きを読む