Keesokan paginya...Leon benar-benar mulai merasakan hidupnya berubah. Kalau biasanya ia bebas pergi ke mana pun, sekarang berbeda.Ke mana pun ia pergi, selalu ada satu orang yang mengikutinya.Ibunya.Pagi itu Leon baru saja mengambil kunci mobil."Sudah mau berangkat?""Iya.""Ibu ikut."Leon hanya bisa mengangguk pasrah.Begitu tiba di perusahaan...Mira langsung ikut turun dari mobil, menyapa para karyawan dengan ramah, bahkan sesekali berhenti mengobrol dengan mereka.Melihat tingkah ibunya, Leon sampai merasa wanita itu sudah naik jabatan menjadi sekretaris pribadi keduanya.Leon mulai punya firasat buruk."Bu.""Hm?""Ibu mau ke mana?""Ikut kamu."Leon menghela napas."Tapi Ibu tidak ada urusan di kantor.""Siapa bilang?""Lalu urusannya apa?""Menemani anak."Leon benar-benar kehabisan kata-kata.Sepanjang hari...Leon bahkan tidak pernah benar-benar sendirian. Saat menuju ruang rapat... Mira ikut sampai depan pintu."Mau meeting, Bu.""Iya.""Ibu tunggu."Saat Leon keluar
Mehr lesen