Sementara itu di ruang direktur...Leon sama sekali tidak fokus bekerja. Laptop di depannya masih terbuka. Namun sejak tadi tatapannya kosong.Entah sudah berapa kali... tangannya naik menyentuh pipi kirinya. Pipi yang beberapa menit lalu, dicium Alena. Dan setiap kali mengingatnya... sudut bibirnya kembali terangkat.Cup.Bahkan suara kecil itu masih terngiang di telinganya."Ini cap materai, gak bakal ingkar janji."Tanpa sadar, tangannya kembali mengusap pipinya. Lalu tersenyum sendiri.Benar-benar...Dasar gadis nakal.Tiba-tiba..."Kau kenapa?"Leon tersentak. Ia buru-buru menurunkan tangannya. Di sofa, Mira sedang duduk sambil memotong apel. Wanita itu menatap putranya dengan curiga."Apa?""Dari tadi pegang pipi terus.""...""Pipimu kenapa?""...""Digigit nyamuk?"Tanpa berpikir panjang, Leon menjawab,"Nyamuk cantik.""HAAAH?!"Kini giliran Leon yang terkejut.Astaga. Apa yang baru saja dia katakan?Sejak kapan dia jadi latah begini?Sementara Mira sudah meletakkan pisaunya.
続きを読む