Kain hitam itu ditarik turun. Dan seluruh Rumah Lelang Varen berhenti bernapas untuk beberapa detik. Di dalam kotak kaca, tertancap pada dudukan logam yang menopangnya secara vertikal, terdapat sebuah pedang. Bilahnya berwarna hitam—bukan hitam kusam, bukan hitam yang berasal dari oksidasi atau proses penempaan biasa, tapi hitam yang dalam dan pekat seperti kegelapan yang memiliki bobot. Dan di sepanjang bilah itu, dari pangkal hingga ujung, mengalir corak berwarna emas. Bukan ukiran, bukan cat, bukan lapisan. Corak itu seperti bagian dari material bilah itu sendiri, seperti urat yang tumbuh dari dalam, mengikuti lekukan yang tidak simetris tapi entah bagaimana terlihat sempurna, seperti sungai yang dilihat dari ketinggian, seperti retakan pada es yang justru membentuk sesuatu yang indah. Gagangnya sederhana. Tidak ada ornamen berlebihan. Hanya material yang sama dengan bilah, hitam dengan sedikit corak emas yang lebih tipis, melilit dalam pola yang terasa seperti sengaja tap
Mehr lesen