Catriona membungkus tubuhnya yang hampir polos dengan selimut yang tadi dilemparkan Dominic. Kakinya melangkah pelan menuju tempat tidur. Ia duduk di tepi ranjang, menatap kosong ke depan, pikirannya berantakan.Perlakuan Dominic barusan terlalu janggal. Lelaki yang semalam begitu kejam, hari ini justru memilih pergi begitu saja. Sama sekali tak menyentuhnya.“Aneh…” gumamnya lirih.Semakin dipikirkan, semakin tak masuk akal baginya. Cara Dominic menatapnya, caranya menahan diri, cara ia pergi, semua itu bukan tanpa alasan.“Sepertinya… cara seperti tadi cukup efektif untuk melawannya,” gumam Catriona pelan.Senyum licik perlahan terukir di bibirnya.Ia sadar, melawan Dominic dengan kekerasan hanya akan membuatnya semakin terkurung di kastil ini. Tapi jika ia berpura-pura patuh, menurut, dan menyerahkan diri, Dominic justru akan lengah.“Itu caraku keluar,” bisiknya. Ia merebahkan tubuh, menatap langit-langit kamar dengan tekad baru.“Kita lihat saja, Dominic. Aku tidak akan kalah. Ki
더 보기