“Bagaimana bisa kau ada di sini, Dominic?” Catriona tampak pucat, seolah sedang menatap sosok hantu yang bisa muncul di mana saja dengan cepat.Tubuhnya hampir limbung jika saja Jemmy tidak sigap menahan lengannya. Sorot mata abu-abu Dominic langsung mengeras, menancap tajam pada tangan Jemmy yang menyentuh Catriona.“Sejak kapan seorang asisten berhak menyentuh atasannya?” sindir Dominic dingin.Jemmy refleks melepaskan tangannya. Tubuh Catriona kembali terhuyung, namun ia segera berpegangan pada dinding.“Maaf Tuan, saya hanya membantu Nona!” Jemmy gemetar. Baru kali ini ia berhadapan langsung dengan Dominic, pemimpin Crush Company yang tersohor sekaligus sosok yang dikenal sebagai Black Jack, mafia paling ditakuti.Aura Dominic terasa menekan. Duduk santai namun mengerikan. Jemmy, sebagai sesama lelaki, justru terpaku. Sosok Dominic jauh lebih mengintimidasi sekaligus memesona dari bayangannya: muda, tampan, sorot mata tajam, rahang tegas, postur gagah, dan maskulin. Aura dinginnya
더 보기