Nayla berlari kecil memasuki gedung pencakar langit itu sambil merapikan rambut panjangnya yang sedikit berantakan diterpa angin pagi. Suara hak tinggi miliknya berdetak cepat di lantai marmer lobby yang luas dan mewah. Tubuh sintalnya terbalut rok span hitam dan kemeja putih fit body yang membentuk lekuk tubuhnya dengan sempurna. Penampilannya selalu rapi, elegan, dan terlalu menarik untuk diabaikan. Sebagai janda muda berusia dua puluhan, Nayla memang sering menjadi pusat perhatian di kantor. Apalagi sejak dua bulan bekerja sebagai sekretaris di perusahaan besar itu, banyak karyawan pria mulai mencari alasan untuk mendekatinya. Namun pagi ini suasana lobby berbeda. Beberapa pegawai terlihat berdiri rapi sambil berbisik antusias. Bahkan para staf wanita tampak sibuk merapikan penampilan mereka diam-diam. Nayla mengernyit bingung. "Ada apa sih pagi-pagi begini?" tanyanya pelan pada salah satu resepsionis. "Mbak belum tahu?" bisik wanita itu semangat. "Presdir baru data
Last Updated : 2026-05-18 Read more