“Tolong bilang sama mereka aku di sini. Aku sedang mencari cara agar bisa kembali ke tubuhku! Rash, bilang!”Namun, lelaki itu hanya terdiam sambil menatap Zalina nanar. Ia menghela napas panjang, tidak mudah mengatakan kalau ia bisa melihat makhluk astral, apalagi dalam kondisi seperti ini.Zalina berjalan mendekat pada Arash, berdiri di hadapan lelaki itu dengan ekspresi memohon.“Rash, aku mohon. Tolong katakan sama mereka kalau aku di sini. Aku mau hidup.”Arash mendesah berat. “Nggak bisa ….”Naradhiya dan Widya sontak menoleh padanya. Widya mengusap wajahnya, sedangkan Naradhiya masih tampak frustasi.“Apanya?” tanya Naradhiya pelan. “Apa yang nggak bisa?”Arash terkesiap, ia mengedipkan matanya beberapa kali, tersadar kalau ia baru saja keceplosan membalas ucapan Zalina di depan Naradhiya dan Widya.Arash membeku di tempatnya, lidahnya mendadak kelu. Keringat dingin merembes di pelipisnya saat menyadari tatapan tajam Naradhiya dan pandangan bingung Widya kini tertuju lurus pada
Last Updated : 2026-08-30 Read more