Reno melangkah ke balkon sambil menempelkan ponsel ke telinga. "Halo, gimana?""Aku udah di jalan, sebentar lagi sampai," jawab David dari seberang panggilan telepon.Reno sedikit terkejut. "Bukannya kita janjian jam delapan?""Iya. Tapi aku berangkat lebih awal. Peluang ataupun kemungkinan ketemu dia lebih besar kalau pagi begini. Paling sepuluh menit lagi aku sampai depan hotel."Reno refleks melirik jam di layar ponselnya."Oke, aku segera turun.""Tunggu aja di depan lobi.""Ya, siap."Panggilan pun berakhir.Reno menarik napas pelan. Dadanya kembali dipenuhi ketegangan. "Semoga semuanya benar-benar terjawab."Reno memasukkan ponsel ke saku, lalu kembali masuk ke dalam suite.Viona masih berdiri di tempat semula. Tatapannya langsung mengarah pada Reno. "Itu temanmu?"Reno mengangguk santai. "Iya. Dia udah sampai daerah sini.""Oh.""Aku berangkat dulu, ya," pamit Reno.Viona hanya mengangguk kecil. "Iya. Hati-hati.""Siap, Nona."Reno meraih dompet, ponsel, lalu memasukkan face m
Read more