“Dokter Tara, saya tidak ada niat untuk pacaran atau berhubungan dekat dengan pria mana pun saat ini,” jawab Bening dengan nada tegas.Tara tersenyum tipis. Penolakan ini justru terasa sangat menarik di matanya. Selama ini, tidak ada satu pun perempuan yang pernah menolak pesonanya, dan baru sekarang dia mengalaminya dari seorang janda.“Nggak apa-apa, saya tahu kamu butuh waktu,” ucap Tara santai.Pria itu membatin, Bening sepertinya memang bukan tipe cewek kebanyakan yang akan langsung terpikat hanya dengan modal wajah tampan, sikap ramah, serta profesi dokternya.Bening kembali menggeleng lurus. “Tidak, Dok. Tolong jangan buang waktu Dokter untuk saya.”“Baik, Bening. Tapi saya gak akan menyerah begitu saja,” sahut Tara, mempertahankan senyum ramahnya sebelum akhirnya bangkit berdiri dan melangkah keluar dari toserba.Bening hanya bisa menghembuskan napas panjang sambil menggelengkan kepala samar menatap kepergian dokter itu.“Ning... itu tadi siapa? Ganteng banget,” celetu
Read more