Malam semakin larut di apartemen yang sunyi itu, membawa keheningan yang dalam dan intim. Lampu-lampu kota di kejauhan berkelap-kelip seperti bintang-bintang yang jatuh ke bumi, menciptakan lautan cahaya yang memukau di bawah langit gelap yang terbentang luas. Ghea duduk di tepi jendela besar yang membentang dari lantai hingga langit-langit, kakinya terlipat di bawah tubuhnya yang ramping, dan matanya menatap kosong ke arah cakrawala Jakarta yang tak pernah tidur. Angin malam yang sejuk masuk melalui celah jendela yang terbuka sedikit, membelai rambut pendeknya yang tergerai, membawa aroma kota yang jauh di bawah.Pikirannya kacau, seperti lautan yang diterjang badai tanpa henti. Di dalam dadanya, ada perang yang terus berkecamuk antara rasa cinta yang mulai tumbuh subur dan rasa bersalah yang semakin menggerogoti hatinya seperti cacing yang tidak pernah puas. Dia telah memanfaatkan Devan, perasaannya yang tulus, kesetiaannya yang tanpa batas, dan cintanya yang mendalam, untuk kepenti
Last Updated : 2026-07-29 Read more