Hari keberangkatan Bara terasa datang lebih cepat dari yang aku duga. Bandara siang itu ramai oleh suara pengumuman dan langkah tergesa orang-orang yang berlalu-lalang, semua sibuk dengan urusan masing-masing termasuk aku yang hanya fokus mempersiapkan hatiku untuk berpisah dengan Bara.Amerika sedang musim dingin, jadi Bara bersiap dengan koper besar yang isinya hampir penuh dengan jaket tebal. Cuaca yang sangat berbeda dengan kota kami.“Udah hampir waktunya, Mia.” Bara melirik jam tangannya.“Hati-hati di sana, ya. Jaga kesehatan dan jangan begadang terus. Oh! Dan jangan lupa makan juga.” Ocehku yang membuat Bara terkekeh pelan.“Iya, Mia bawel,” godanya sambil menepuk kepalaku pelan.“Ih! Aku serius, Bara.”“Iya iya, aku juga serius bakal jaga diri. Kamu juga jaga diri, ya? Jangan keras kepala kalau lagi capek dan istirahat yang cukup.” Suaranya terdengar lembut.“Aku selalu jaga diri, kok,” jawabku meyakinkannya.“Nggak juga, aku tahu banget kamu tuh tipe orang yang maksain diri
آخر تحديث : 2026-07-18 اقرأ المزيد