"Kayla!" Panggil Axel, suaranya yang berat memecah kebisingan lorong. Ia berusaha memperjelas pandangannya ke arahku, membelah kerumunan mahasiswa yang berlalu-lalang."Nggak, nggak... Gue nggak mau ketemu sama dia," gumamku panik.Tepat saat jarak Axel mengikis semakin dekat, aku langsung berbalik arah dengan terburu-buru. Saking paniknya, tubuhku tanpa sengaja berbenturan keras dengan Hani yang tepat berdiri di belakangku."Ah!" Pekikku kaget.Hani menepuk pundakku keras sembari meringis sambil mengusap keningnya yang ikut terantuk. "Lo ngapain sih, tiba-tiba balik?! Kelas kita kan di sana!""I-iya. Gue mau—""Kayla!" Suara Axel memotong kalimatku. Langkah lebarnya terhenti tepat di belakangku, menyisakan jarak sekitar satu meter yang terasa begitu mengintimidasi.Tanpa memedulikan Hani lagi, aku berniat langsung kabur menerobos lorong. Namun, dengan gerakan taktis tangan Hani menyentak tali tasku hingga langkahku tert
Last Updated : 2026-07-14 Read more