Suasana di ruang utama rumah Keluarga Susanto terasa begitu khidmat.Nyonya Tua Susanto, Mega, duduk di kursi utama dengan ekspresi dingin. Tatapannya tertuju pada Nikita, dipenuhi rasa iba dan sayang. Namun, saat beralih ke arah Darwis, amarahnya tak disembunyikan sedikit pun.Di hadapan seluruh anggota keluarga, Mega langsung membela Nikita dengan tegas, "Darwis, selama tiga tahun kamu bertugas di luar negeri, Nikita tinggal sendirian di rumah. Dia menjalani semuanya dengan baik, menjaga rumah tangga tanpa pernah sekali pun mengeluh.""Sedangkan kamu? Baru beberapa hari pulang, sudah bikin masalah sebesar ini. Berita di luar sana sudah menyebar ke mana-mana. Foto-fotomu beredar di mana-mana. Kamu ini benar-benar sudah nggak tahu lagi batasan ya?"Usai menegur cucunya, Mega menoleh kepada Nikita. Melihat tubuhnya yang kurus dan wajahnya yang pucat, nada suaranya langsung melunak."Niki, kamu sudah terlalu banyak menderita.""Kalian sudah menikah tiga tahun. Sudah waktunya mulai memiki
Read more