"Adrian, jangan turun!" teriak ibunya dari belakang. Adrian menghentikan langkahnya di depan tangga gelap. "Aku harus turun, Bu," jawab Adrian tanpa menoleh. "Dia bukan anak yang kau kenal," ujar ibunya dengan suara bergetar. Adrian mengepalkan tangan. "Dia tetap saudaraku," jawab Adrian. Alya segera berdiri di samping Adrian. "Aku ikut denganmu," ujar Alya. Adrian menoleh. "Jangan terlalu dekat denganku," jawab Adrian. Alya menggeleng. "Aku tidak akan meninggalkanmu," ujar Alya. Aryan menatap tangga tersebut dengan wajah serius. "Adrian, kalau kau turun, jangan percaya apa pun yang dia katakan," pesan Aryan. Adrian menatap ayahnya. "Termasuk perkataanmu?" tanya Adrian. Aryan terdiam. "Terutama perkataanku," jawab Aryan. Adrian tidak berkata lagi. Ia mulai menuruni tangga. Semakin dalam ia berjalan, semakin dingin udara yang menyentuh kulitnya. Cahaya dari inti di dadanya menjadi satu-satunya penerangan. "Ada sesuatu yang aneh," ujar Alya. "Aku juga merasakannya,"
Última atualização : 2026-09-08 Ler mais