Wandi keluar dari kontrakan, mengunci pintu, dan berjalan ke ujung gang. Di sana, sebuah mobil sudah menunggu.Bukan sedan mewah milik Arini. Bukan motor Ninja. Tapi sebuah Alphard hitam, mobil mewah yang biasanya dipakai pejabat atau artis. Kaca filmnya sangat gelap, tidak bisa melihat ke dalam.Pintu samping terbuka otomatis. Arini duduk di kursi tengah, tersenyum ke arah Wandi."Naik, Mas. Ini mobil sewaan. Sarah yang bayar."Wandi naik. Jok kulitnya empuk, dingin karena AC yang menyala sejak tadi. Dia duduk di samping Arini, dan pintu menutup dengan sendirinya."Wah, mewah, Rin," ucap Wandi sambil melihat sekeliling. Ada TV kecil di langit-langit, ada kulkas mini berisi minuman dingin, ada lampu ambient berwarna biru lembut."Biasa aja, Mas. Yang penting kita sampai dengan selamat."Sopir, seorang pria berpakaian rapi, mulai menarik mobil. Alphard melaju mulus di jalanan Cipinang yang berlubang. Suspensinya sangat halus, Wandi hampir tidak merasakan getaran."Rin, Sarah datang dar
Last Updated : 2026-07-18 Read more