Sinta berpapasan dengan Arjuna di depan pintu aula. Pemuda itu tampak sedang mencarinya."Sinta, kamu tidak apa-apa? Aku baru saja akan mencarimu..."Sinta tertegun sesaat, rasa haru sekaligus hangat memenuhi hatinya. Arjuna tidak bertanya ia dari mana, atau bertanya kenapa dia begitu lama di toilet, melainkan menanyakan keadaannya.Dengan mata berkaca-kaca, Sinta menjawab, "Aku baik-baik saja, terima kasih."Alih-alih menjawab, Arjuna justru meraih Sinta ke dalam pelukannya. Sinta memejamkan matanya dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang pemuda itu hingga ia bisa mendengar suara detak jantungnya yang berdegup kencang."Aku melihat Rashta dan Bima keluar dari aula, aku khawatir mereka mengikutimu. Tadinya aku mau langsung memastikan, namun ada sahabat baik ayahku yang tiba-tiba datang menyapa, aku jadi tidak bisa pergi menyusulmu, maaf."Sinta tersenyum manis. "Tidak apa-apa kok, kamu tidak perlu meminta maaf, Juna.""Apa mereka berdua benar-benar menemuinmu?"Sinta mengangguk. "H
최신 업데이트 : 2026-10-01 더 보기