Selama beberapa detik, tidak ada satu pun di antara mereka yang membuka suara. Krisna menganggapnya sebagai penolakan yang mutlak. Pria itu pun menundukkan kepala. Dan saat ia hendak berbalik, Sinta berkata, "Besok pagi, jam delapan, akadnya akan dimulai." Krisna mendongak, menatap Sinta dengan air mata yang menggenang di pelupuk matanya. "Sinta..." "Tapi, setelah itu, jangan datang menemui saya lagi, Pak Krisna. Secara hukum perdata, hubungan kekeluargaan di antara kita sudah terputus." Krisna terpaku mendengar ucapan Sinta. Sinta mengatakannya dengan begitu tenang, tanpa ada emosi sedikit pun di wajahnya. Namun hal itu justru membuat Krisna tampak sangat sedih karena makna dari ucapan Sinta itu bagaikan tembok pembatas yang begitu tinggi antara Krisna dan Sinta yang seakan tidak bisa lagi dilewati. Namun, Krisna tidak punya hak untuk menolak. Selama hampir 20 tahun, ia memang tidak menjalankan perannya sebagai ayah sama sekali. Akhirnya Krisna hanya bisa memaksakan diri unt
최신 업데이트 : 2026-10-18 더 보기