Fajar mulai menyingsing di ufuk timur ibu kota, membiaskan semburat jingga kemerahan yang perlahan mengusir pekatnya malam. Di jalanan yang masih lengang, Wildan memacu motor Rx-kingnya dengan kecepatan tinggi kembali ke hunian mewahnya. Hembusan angin pagi yang dingin menerpa wajahnya, namun dada sang bos besar itu terasa hangat oleh perasaan di atas angin.Ia baru saja meluluhlantakkan pasukan bayaran musuhnya, menghancurkan ego Hendra sang bos mafia, dan membuat Indra berlutut mengemis nyawa di bawah ujung sepatunya. Dalam benak Wildan, saat matahari terbit sepenuhnya nanti, dokumen pamungkas itu akan meledak di meja Jenderal Soebroto, meresmikan kiamat bagi sang jaksa korup.Namun sayangnya terkadang realitas dunia selalu memiliki cara kejam untuk memutarbalikkan takdir.Setibanya di pelataran hunian mewah yang dijaga ketat oleh pasukannya, Wildan baru saja mematikan mesin motor saat getaran keras terasa dari saku jaket kulitnya. Ponselnya berdering, membawa sebuah panggilan mas
Last Updated : 2026-08-10 Read more