Menggunakan kemampuan manipulasinya yang luar biasa licik, Indra langsung mengubah suaranya. Napasnya dibuat tersengal-sengal, diiringi isak tangis tertahan layaknya seorang suami yang hatinya sedang hancur lebur. Melalui sambungan telepon, Indra meneteskan air mata palsu."I-ibu ... Ibu harus menolongku …," isak Indra dengan suara bergetar parah, memanipulasi sang ibu dengan cerita yang memutarbalikkan fakta. "Aku baru saja mendapat kabar dari informan rahasiaku tentang keadaan Maya di markas mafia itu, Bu.""Ya Tuhan! Ada apa dengan Maya, Indra?! Apakah dia terluka?!" jerit Ibu Ratna panik. Walau sifatnya sering seperti ibu mertua yang kejam dan bermulut tajam, tapi hati terdalamnya tetapnya naluri seorang ibu mertua yang memiliki rasa empati pada menantunya."Lebih buruk dari itu, Bu," jawab Indra, suaranya dibuat semakin parau dan putus asa. "Ternyata Maya tidak melarikan diri secara sadar. Dia telah dicuci otaknya oleh sindikat kriminal itu! Mafia bernama Wildan itu memberinya ob
Last Updated : 2026-08-14 Read more