Marfa berdiri dengan menggandeng putranya. Tidak tahu apakah Liam sungguh akan datang menjemput, atau lupa dengan janjinya? Yang jelas mereka sudah menunggu cukup lama. "Mama, apa Papa masih lama?" Marfa mengambil ponsel, berniat menelpon suaminya. "Sebentar ya Sayang, Mama tanya Papa dulu."Beberapa kali Marfa mencoba menghubungi suaminya, namun tidak satu pun panggilannya diangkat. Mungkin sedang sibuk? Karena tidak ada jawaban Marfa memilih mengirim pesan, ia bilang jika Liam tidak perlu menjemput. Marfa akan pulang sendiri. Ia memesan taksi online, namun di saat yang bersamaan mobil Rayyan mendekatinya. "Mbak Marfa, mari pulang bersama kami? Kebetulan saya tidak ada jam lagi hari ini," tawar Rayyan berbaik hati saat melihat Marfa dan Vian menunggu di dekat gerbang. "Terimakasih Pak Guru, kita sedang menunggu Papa Vian. Mungkin sebentar lagi akan datang," jawab Marfa sopan. Ia dengan segan menolak. "Ini udah setengah jam loh, Mbak." Rayyan sembari melihat jam di layar ponsel
Last Updated : 2026-08-14 Read more