Liam kembali melanjutkan obrolan saat ia mungkin sadar jika lelaki yang bersama Marfa adalah Rayyan. Dari kejauhan, Lisya yang mengira Marfa hanya akan diam, cukup kaget melihat menantunya itu punya seseorang yang mengajaknya bicara. "Tunggu, Bu, biarkan saja," cegah Rusdi saat istrinya hendak pergi menghampiri Marfa. "Ayah tahu wanita itu, namanya Bu Wiwit. Kalau tidak salah beliau seorang dosen juga, dari keluarga Wijaya," lanjut Rusdi berbisik. Mendengar itu Lisya mencebikkan bibirnya, ia urung menarik Marfa keluar. Tampaknya mereka mengobrol dengan seru. "Aku memang suka merawat bonsai karena almarhum Kakek yang mengajari. Beliau punya beberapa koleksi, bahkan ada yang usianya sudah puluhan tahun. Setelah Kakek meninggal, aku yang melanjutkan merawatnya, tapi semua tanamannya masih ada di kampung," tutur Marfa.Wiwit mendengarkan dengan mata berbinar antusias. Sejak awal berbincang, ia sudah terkesan dengan pemahaman Marfa. Kendati Marfa bersikap rendah hati, wawasannya tenta
Last Updated : 2026-08-27 Read more