Hari bergerak cepat. Malam pun datang.Nia meletakkan piring terakhir ke meja makan, lalu melirik lauk yang memenuhi meja."Aku kira tadi mau masak ikan." Ilalang nampak kecewa dengan apa yang ada di meja."Mas Ilalang cari ikan lagi?" tanya Nia.Linggar yang sedang menuangkan kuah ke mangkuk mengerutkan kening. Ternyata Ilalang suka ikan, pikirnya."Memang susah cari ikan, Mas," lanjut Nia. "Kalau mau ikan, harus bersepeda agak jauh sampai pasar kaki bukit. Penjualnya datang dari luar kota. Habis subuh sudah sampai. Kalau kesiangan, jangan harap kebagian."Ilalang mengambil sepotong ayam krispi."Berarti ayam saja."Nia terkekeh."Enak lho, Mas. Coba kalau nggak percaya."Linggar menunduk. Sejak sore ia memang sengaja membuat ayam krispi karena Lintang menyukainya. Tak tahunnya Ilalang tidak menyukainya."Paling juga seperti biasanya." Ilalang mengambil lalu memakannya. Lalu ada semburat senang setelah ia makan. "Bener kata kamu. Kamu sekarang kok pintar masak, Nia."Nia tersenyum me
Última atualização : 2026-08-21 Ler mais